Aku tidak pernah mempertanyakan suratan,
bahkan tidak sekalipun mengecam keadaan,
takdir terlanjur mempertemukan kita sebagai lawan,
sinyal hadirmu tidak pernah diiringi ketentraman,
bahkan eksistensimu kian menjadi ancaman,
dari seluruh sisi hingga setiap identifikasi,
semuanya berkesimpulan: kita tidak cocok
memang benar dugaanmu,
aku selalu saja menghindarimu,
sebisa mungkin menjauh darimu
sejauh mungkin berpaling darimu
maaf,
aku tidak bisa denganmu,
sudah semenjak itu, sedari dulu,
aku alergi debu.





