FLP Jerman

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Berebut Sebutir Hujan di Pasuruan

tujuh pekan sudah dalam abstraksi gemuruhputra angin berbisikansyahdu memperbincangkan hujan di Pasuruanprakiraan sampai mengisyaratkan: di paruh tengah Ramadhan ...
Baca...

Genteng Bocor

Suatu sore di sebuah rumah, tinggal empat mahasiswa yang baru saja diterima di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Sebut saja Adi, Adu, Ade dan Ado. Ini akhir pekan pertama mereka di rumah kos tersebut. Hujan ...
Baca...

Kesederhanaan Ramadhan Warga Muslim Kota Postdam

Kota Potsdam adalah ibukota Propinsi Brandenburg, Jerman. Letaknya di sebelah utara yang berbatasan langsung dengan Kota Berlin. Dahulu kota ini masuk wilayah Jerman Timur yang berafilisasi pada Rusia. Jumlah kaum Muslim...
Baca...

Anjangsana

[Geming] Aku memang seorang muslimah, namun bukan itu baju yang ku kenakan. Sejak aku tinggal bersama kekasihku di kota mahaindah ini, aku telah membuka mata bahwa agama hanyalah sebuah alat pengotak-kotak, apapun bentuk...
Baca...

Asyiknya Mancing Ikan di Sungai Jerman

Di Kota Berlin, untuk mendapatkan izin memancing di sungai di kawasan Jerman,  seseorang harus mendaftar dan mengikuti ujian. Bagi anak kost seperti saya ini, di saat semua hal harus memakai uang,  serta harga-...
Baca...


Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Alhamdulillahirabbilalamin, atas rahmat Allah situs FLP Jerman telah lahir kembali. Kami mohon maaf, proses migrasi artikel (tulisan) dari Site lama belum sepenuhnya selesai. Doakan agar rampung segera. Untuk memudahkan proses migrasi dan yang paling penting adalah pendataan ulang anggota FLP Jerman, maka kami meminta kepada seluruh anggota FLP Jerman untuk melakukan pendaftaran ulang di sini.

Sekali lagi, mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Atas segala perhatiannya kami haturkan banyak terima kasih.
Wassalamu'alaykum Wr. Wb.
Tim Media FLP Jerman

Futuristika

FuturistikaDi Berlin sedang terjadi kekacauan yang luar biasa.
Jutaan orang berkumpul di beberapa tempat. Straße des 17. Juni dipenuhi lautan manusia yang berjejal sampai tugu Siegesäule dan Brandenburger Tor. Ribuan orang menumpuk sepanjang Friedrichstrasse sampai Unter den Linden dan Alexanderplatz. Sebagian lagi memadati Potsdamer Platz.
Baca...
 

Opini, Esai & Feature

Genteng Bocor
Suatu sore di sebuah rumah, tinggal empa...
Kesurupan Stadium Empat
Anda pernah melihat orang ”kesurupan...
Ramadhan Idol
Pemirsa tivi kebanyakan akrab dengan ist...

Cerpen

Anjangsana
[Geming] Aku memang seorang muslimah, na...
Futuristika
Di Berlin sedang terjadi kekacauan yang ...
Antara Aku, Kau dan Dia
"Dara! Cepetan dong di kamar mandinya! L...

Jerman Punya Cerita

Kesederhanaan Ramadhan Warga Muslim Kota Postdam
Kota Potsdam adalah ibukota Propinsi Bra...
Asyiknya Mancing Ikan di Sungai Jerman
Di Kota Berlin, untuk mendapatkan izin m...
Apalah Arti Sebuah Nama
Di malam itu di dalam kereta S Bahn 75 y...

Puisi

Berebut Sebutir Hujan di Pasuruan
tujuh pekan sudah dalam abstraksi gemu...
Kencana Pena
Saat itu awal tahun laluAda azam kuat me...
Maaf, Aku Tidak Bisa Denganmu
Aku tidak pernah mempertanyakan suratan,...

Resensi

Menjadi Anggota

Ingin menjadi anggota?
Klik di sini.

Online

Saat ini 2 tamu online